anda tertarik dengan judul diatas ? kalo ya, terusin bacanya, kalo setuju dengan tulisan ini, bagus, kalo tidak, ya nggak apa-apa, karena memang saya menulis hal-hal yang enggak mutu.
kalo anda senang baca koran, anda pasti tau koran kompas, media indonesia, dan koran-koran main stream lainnya. kalo anda senang nonton berita di teve, anda pasti paham dengan materi-materi yang sering disiarkan di metro tv, tv one, dan teve-teve lain.
sebagai seorang intelektual (kalo enggak intelektual, anda malas baca tulisan ini) mungkin anda setuju dengan berbagai pernyataan miring mengenai presiden kita. atau kalo anda kritis, anda akan mengkritisinya dalam hati saja, karena anda tidak berdaya membantah mereka yang memberi pernyataan pernyataan miring tersebut. lagian, tidak ada manfaatnya buat anda.
mari kita lihat nama-nama yang sangat sering memberikan pernyataan-pernyataan miring, bahkan bukan hanya miring, tapi sering keterlaluan.
anda pasti mengenal nama bambang susetyo, itu tuh, anggota dpr dari golkar yang terkenal galak waktu sedang rame-ramenya kasus century di dpr, bersama konco-konconya yang garang. anda juga pasti tau yang namanya din samsudin, pemimpin ormas besar di indonesia. tidak ketinggalan juga, pasti anda mengenal pemilik metro teve, yang sekarang sedang giat-giatnya membesarkan ormas dan parpol nasdem, pak surya paloh, yang dari jauh sudah dapat dibedakan dengan orang kebanyakan karena brewoknya yang di pelihara.
akhir-akhir ini seorang profesor senior, sering muncul di metro teve, kalo ngomong, pasti sasaran tembaknya presiden. dan masih banyak nama-nama lain termasuk pak ahmad syafii maarif, mantan dosen saya di uii yogyakarta. bapak ini disamping sebagai mantan ketua ormas yang dipimpin pak din saat ini, dia juga terkenal dengan pernyataannya 'JK is the real presiden'. anda bisa menambahkan sendiri sederet nama-nama yang terkenal sesuai daya ingat anda. kalo saya, sudah malas mengingatnya, karena saya sudah tahu pasti kemana arah tujuan dan akhir dari pernyataan mereka.
setelah saya perhatikan, meskipun saya sedang tertidur lelap, kesimpulan dari pernyataan mereka dengan mudah saya bisa tebak, karena sudah sangat sering saya dengar, ialah 'presiden enggak mutu'.
anda boleh bersetuju 100 %, dengan mereka, atau separuh saja, atau anda menolak berbagai pernyataan mereka. tentu kalau anda setuju, anda punya alasan yang kuat untuk itu. kalo anda tidak setuju, anda termasuk yang kritis dan tidak menelan mentah-mentah berbagai pernyataan mereka.
lalu ? mungkin anda hendak ingin tahu apa pemikiran saya yang enggak mutu ini.
mari kita liat kebelakang. bahasa londonya, flash back.
waktu presiden kita saat ini, pak sby, sebelum dia jadi presiden.
pak sby adalah lulusan terbaik dari sekolah tentara di magelang. anda tentu tau sekolahnya.
sekolah tentara ini mungkin adalah salah satu sekolah terbaik di negeri kita dalam hal mengajarkan tentang kecintaan pada bangsa dan negara. sekolah ini juga mengajarkan disiplin yang luar biasa.
jadi dalam hal cinta pada bangsa dan negara, kita tidak perlu memberikan pelajaran tambahan lagi pada mereka.
lalu, dalam kehidupan karir militernya, sby termasuk yang cemerlang, karena beliau terus menimba ilmu, baik ilmu untuk menambah pengetahuan kemiliteran, maupun ilmu-ilmu lain. bahkan beliau sekolah sampai ke negeri paman syam.
apakah anda pernah mendengar gosip miring tentang beliau waktu di militer ? saya belum pernah dengar tuh.
meskipun beliau ingin mengabdikan pengetahuan dan hidupnya di bidang militer, namun gus dur, presiden kita yang ke 4 memaksa beliau untuk pensiun dari militer untuk diangkat jadi menteri. disiplin kemiliteran yang sudah mendarah daging dalam dirinya, membuat ia dengan patuh menerima perintah gus dur.
lalu sebagai mentri, karena berbeda pendapat dengan gusdur dalam hal presiden ini ingin membubarkan golkar, yang kala itu secara politik masih kuat, beliau memilih mengundurkan diri, karena tidak ingin menjadi batu sandungan dan penghalang bagi pimpinannya.
apakah pada waktu itu kita mendengar beliau berkoar-koar diluar ? enggak tuh.
beberapa mantan pejabat lain, kalo sudah tidak dalam pemerintahan, berkoar-koar enggak karuan. beliau tidak, karena figur satu ini terus menjaga kesopanan dan memang beliau berperilaku manis dari sononya.
lalu, ibu megawati, karena kepincut oleh kehandalan dan pengalamannya, menarik beliau untuk duduk lagi di pemerintahan sebagai menko.
sebagai seorang warga negara, setiap orang berhak untuk mengejar keinginan dan cita-citanya, begitu juga dengan sby. wajar kalau beliau ingin jadi presiden, disamping sudah berpengalaman dalam pemerintahan, beliau merasa sanggup bila rakyat mempercayainya. dan beliau dipilih oleh rakyat secara demokrasi tahun 2004. selama 5 tahun pemerintahannya, meskipun di goyang sana sini, dianggap lambat, peragu, dan masih banyak istilah miring lain, toh rakyat tetap memberikan kepercayaan pada beliau dalam satu kali putaran pemilu. 60 % lebih suara rakyat (suara Tuhan) memilih beliau.
lalu, setelah terpilih untuk kedua kalinya, apa prestasinya ?
anda bisa menghitung sendiri. itu kalau anda mau jujur dengan hati anda.
lalu apa yang ingin saya masalahkan disini ?
saya tidak hendak memasalahkan orang yang ingin mengkritik pemerintahan ini. sepanjang kritik itu untuk membangun. lagian presiden kita ini tidak alegi untuk dikritik. saya hanya bosan dengan pernyataan pernyataan yang seolah olah beliau tidak melakukan apa apa untuk bangsa dan negara ini. saya juga jadi cenderung merasa bising dengan para petualang-petualang yang seolah olah mereka yang punya negeri ini. padahal yang punya negeri ini adalah rakyat. dan rakyat telah menentukan pilihannya, paling tidak yang 60 persen telah memilih beliau.
jadi siapa yang enggak bermutu, presiden sby atau mereka yang sering nongol di berita dengan pernyataan yang itu-itu saja (presiden enggak mutu). silahkan anda jawab sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar